Home > Wejangan Kyai > Jadi Wali Dengan Bening Hati !

Jadi Wali Dengan Bening Hati !

heartAda seorang hamba yang ketika ia minta apa pun dari Tuhannya ia selalu mendapatkannya, bahkan ia diberi karunia yang besar yang tidak diberikan kepada yang lainnya. Ada juga seseorang yang selalu bekerja keras dan meminta tapi ia tak juga memperoleh apa yang dituju.

Kenapa orang yang pertama tadi bisa sedemikian mudahnya mendapatkan apa yang diinginkan. Abah Yusuf memberikan gambaran sebagai jawaban pertanyaan tadi.

“Coba kamu perhatikan janin yang ada dalam kandungan ibunya. Ia mendapatkan apapun yang ia butuhkan tanpa perlu meminta ataupun mengkomunikasikannya. Pernah dengar istilah ngidam ? Konon, seorang hamil yang ngidam / menginginkan sesuatu yang tak lazim ini adalah atas kebutuhan sang janin”

“Kemudian, perhatikan bayi yang telah dilahirkan ke dunia. Setelah memasuki dunia, ia masuk ke dalam sebuah alam baru yang terdapat kebaikan dan keburukan, ia siap mendapatkan pengaruh positif ataupun negatif dari sekelilingnya. Ketika bayi telah lahir, tidak semua kebutuhannya terpenuhi tanpa harus meminta. Allah kemudian memberi si bayi sebuah ‘senjata’ yaitu tangisan. Dengan menangis, orang di sekelilingnya termasuk sang ibu akan berusaha mencari tahu apa yang diinginkan si bayi dengan tangisannya tadi. Ketika dengan tangisnya tak cukup pula tuk penuhi keinginannya, Allah memberikan kemampuan berbicara. Dengan tangis dan berbicara ia meminta tuk dipenuhi keinginannya. Ketika tumbuh menjadi seorang anak kecil bahkan hingga dewasa ia mulai mampu beradaptasi dengan dunia ini yang katanya merupakan alam yang buruk dibanding alam dalam rahim ataupun sebelumnya. Ia mulai memiliki kemampuan fisik untuk memenuhi keinginan. Nah, segala macam yang negatif entah dalam hati, lisan, ataupun perbuatan fisik akan semakin menjauhkannya dari keinginan batinnya yang hakiki. Dan seterusnya………

Abah Yusuf menyampaikan bahwa mudahnya seseorang yang mendapatkan segala sesuatu dari Allah SWT adalah ibarat mudahnya seorang bayi mendapatkan apa kebutuhan hakikinya. Maka, jadilah semisal bayi yang bening hatinya.

Categories: Wejangan Kyai Tags: , , , ,
  1. ibnuabii
    January 12, 2009 at 10:47 AM

    wah .. i see

  2. March 16, 2009 at 8:22 PM

    9 wulan 10 dina ora ngelih, ora nguyuh ora ngising, Subhanallah ya Rahmaan ya Rahiim

    urip neng donya mung sedela, neng Surgo ora ngelih, ora nguyuh lan ora ngising

    Ya Allah maafkan hambamu yang dholim ini

  3. June 21, 2009 at 9:58 PM

    ALLAHHUAKBAR…


    Admin :
    Allah Maha gedhe.he

  4. June 22, 2009 at 3:58 AM

    Subhanallah, terimakasih sudah berbagi, mudah-mudahan kita bisa membeningkan hati kita sehingga kita bisa selalu iklas dalam hidup ini

    Admin :
    Amiiin

  5. muhtasib
    March 4, 2011 at 7:07 AM

    I LOVE YOU, ABAH YUSUF IS THE BEST FRIEND

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: