Home > Opini Santri > Bercinta Ala Santri

Bercinta Ala Santri

imagerosesemoga Allah berkenan membuka satir itu jika saatnya tiba nanti, dan biarlah satir itu tertutup jika kita belum mampu menjaga rasa cinta yang diberikan Allah pada kita, rasa cinta yang tidak akan melebihi rasa cinta pada yang telah memberi cinta, biarkan Allah menjaga calon pendamping hidup kita masing-masing dalam naungan cinta-Nya, dan biarlah cinta yang ada karena cinta yang hadir dari cinta-Nya, biarlah kita semua bisa dipersatukan dengan seseorang yang sama-sama mencintai-Nya,agar jalan menujuNya akan semakin mudah untuk dirasa”.
Perbedaan adalah hal yang wajar, dan perbedaan bukan untuk saling meremehkan satu dengan yang lain, terpaan pasti ada tapi jika dilalui bersama, itu semua akan menjadi mudah, kekurangan bukanlah untuk tidak terima tapi anggaplah bahwa dari masing-masing pasangan ada kekurangan dan kelebihannya masing-masing, terima semua itu dengan doa semoga adanya itu semua bukan menjadi batu penghadang bagi kita kelak.
Biarlah cinta yang dirasa saat di pesantren akan menghadirkan pahala bagi yang merasa, bukan malah menghadirkan dosa (semoga Allah menjaga kita dari berbuat dosa) menjaga rasa itu agar tidak menimbulkan fitnah-fitnah yang tercipta dari lingkaran setan, biarlah cinta yang dirasa dijaga oleh indahnya pesantren, biarlah tanpa pacaran yang sering kita lihat didunia luar angkasa sana, biarlah tanpa berdua-duaan asal mampu menjaga semuanya,ketika kita menjaga perasaan cinta yang hadir, agar tidak diketahui orang yang kita cintai sebelum waktunya tiba adalah perjuangan, dan semoga disananalah letak pahala itu.
Cinta yang sebenarnya adalah cinta yang kita beri untuk suami atau istri kita kelak, cinta disana segudang pahala, cinta yang sudah diikat secara sah oleh ikatan pernikahan, bukan cinta yang diikat dengan tali setan.”semoga pertemuaan kita pada suami atau istri kita di pelaminan kelak adalah pertemuan yang akan memberi kekuatan untuk terus mencintai-Nya

Opini oleh: Amri Ev.

  1. May 7, 2009 at 2:41 PM

    For All Comentator trimaksih banyak, sebuah penghargaan bagi saya ketika tulisan ini sudi untuk dibaca,semoga saya pribadi dan semua pada umumnya mampu untuk menjalani semua ujian yang ada in pesantren, seperti yang disampaikan Your Friend dalam commentnya, excellent!!!Belajar dan terus belajar

  2. Rayon Saintek
    May 18, 2009 at 10:36 PM

    Sepakat Mba’….Ternyata hatimu lebih manis dari wajahmu….Ha3….

  3. Rayon Saintek
    May 18, 2009 at 10:44 PM

    alhamdulillah….isih ono cah PMII sing bener, mugo2 nulari kanca-kancane, Ha3…Salut !!!…
    Tetap dalam garis perjungan…Never Ending Movement………….

  4. eky
    June 13, 2009 at 1:48 PM

    kalo gak sbar pye????hehehe……….

  5. Aa'
    June 17, 2009 at 8:51 AM

    semoga bisa

  6. mbk sri
    June 25, 2009 at 2:14 PM

    so sweet ……..
    tpi bener apa satirnya di buka nunggu klo udah siap la nek lge diskusi gimana…hehe

  7. Na
    July 27, 2009 at 12:25 PM

    Wah,,,,pye kie,hehehe….


    Admin :
    Pengalaman pribadi yaw.heheh

  8. September 16, 2010 at 7:22 AM

    HE HE HE HE TENAN R KANG,,,,,IKI,,!!!!

Comment pages
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: