Home > Akhbar/News > Sarasehan Buka Serangkaian Acara Haflah PPLQ

Sarasehan Buka Serangkaian Acara Haflah PPLQ

KH. Dr. Abdul Ghofur Maemoen, Lc. M.A. (kedua dari kiri) saat memberikan materi pada sarasehan dalam rangka pembukaan Haflah At Tasyakkur Lil Ikhtitam XIV PPLQ

KH. Dr. Abdul Ghofur Maemoen, Lc. M.A. (kedua dari kiri) saat memberikan materi pada sarasehan dalam rangka pembukaan Haflah At Tasyakkur Lil Ikhtitam XIV PPLQ.

Dalam sejarahnya, institusi pendidikan pertama dalam Islam adalah masjid. Dahulu, masjid tidak saja berfungsi sebagai tempat beribadah, akan tetapi juga tempat belajar-mengajar, ruang bersosial, dan majlis pertemuan para tokoh dan ulama. Hal itulah yang disampaikan KH. Dr. Abdul Ghofur Maemoen, Lc.,M.A. saat menjadi pemateri sarasehan dalam rangkan pembukaan Haflah At Tasyakkur Lil Ikhtitam Pondok Pesantren Al-Luqmaniyyah (PPLQ) pada Jum’at malam (07/6).

“Karena itulah, di sejumlah wilayah Islam lahir masjid-masjid yang kesohor sebagai institusi pendidikan. Diantaranya yaitu Al-Azhar di Mesir, Al-Qurawiyyin di Fas, Maroko, dan Az-Zaituniyah di Tunis,” terang KH. Abdul Ghofur yang merupakan pengasuh PP. Ali Maksum Krapyak Yogyakarta sekaligus dosen Program Pascasarjana (PPs) UIN Sunan Kalijaga.

Acara sarasehan yang mengangkat tema ‘Potret Pesantren Ideal; Menjaga Tradisi Keilmuan dalam Bingkai Dinamisasi Khazanah Keislaman’ tersebut merupakan acara rutin yang diselenggarakan sebagai pembuka serangkaian acara Haflah At Tasyakkur Lil Ikhtitam XIV yang merupakan agenda rutinan setiap akhir tahun pembelajaran di PPLQ. Masykur Hamba Roohimi selaku ketua panitia Haflah At Tasyakkur Lil Ikhtitam XIV PPLQ menjelaskan bahwa Haflah merupakan wujud realisasi rasa syukur santri selama satu tahun proses pembelajaran di pondok pesantren. “Dengan Haflah, diharapkan dapat meningkatkan rasa syukur kepada Allah, melatih santri bermasyarakat serta berdoa agar kedepannya proses pembelajaran di pesantren semakin baik,” jelas Masykur.

Berbagai acara pun telah disusun untuk memeriahkan acara Haflah At Tasyakkur Lil Ikhtitam XIV PPLQ yang berlangsung dari tanggal 7-18 Juni 2013.  Muhammad Farid, koordinator seksi acara menerangkan bahwa untuk acara pra Haflah dimeriahkan berbagai kegiatan meliputi sarasehan dan juga berbagai lomba seperti lomba Musabaqah Fahmil Kitab, Opera Van Santri, Futsal, Kreasi Kamar, Muslimah Al-Luqmaniyyah, serta lomba Video Kisah Santri. “Sedangkan untuk acara puncak Haflah At Tasyakkur Lil Ikhtitam XIV PPLQ terdiri dari Semaan Al-Qur’an, Pengajian Semaan Al-Qur’an, Muhafadhoh, Temu Alumni, Temu Wali Santri, hingga acara puncaknya pengajian yang menghadirkan pembicara KH. Izzudin Abdurrohman dari PP. API Tegalrejo Magelang dan KH. Ahmad Syadid Jauhari dari PP. As-Sunniyyah Jember serta Qori Ustadz Sholihul Hadi dari Kudus,” terang Muhammad Farid.[Romdlon]

*Tulisan serupa juga dimuat di NU Online dengan judul “KH Abdul Ghofur: Masjid, Institusi Pendidikan Pertama Islam”

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: